Monday, January 28, 2013

CARA MEMBUAT DUPA


          DUPA identik dengan sarana persembahyangan  agama hindu. Bisa dibayangkan berapa banyak batang dupa yang dibutuhkan setiap sembahyang, mengingat di Bali terdapat banyak hari raya besar. Dan berapa banyak lagi dupa yang dibutuhkan untuk sembahyang sehari hari. Membuat dupa merupakan salah satu celah bisnis yang menjanjikan, karena pangsa pasar sudah pasti. Kembali ke satu hal, banyak orang yang tidak tahu gimana caranya membuat Dupa.
            Ini ada satu cara yang simple tentang pembuatan Dupa.
Bahan yang diperlukan adalah :
1.      Lidi atau batang dupa.
Biasanya terbuat dari bamboo yang di potong dan diraut.    Panjang dan besarnya disesuaikan dengan ukuran umum atau kalau berani berinovasi juga gak salah.
2.      Bahan isi .
Bahan dasarnya adalah serbuk kayu yang sudah kering, diayak halus seperti tepung. Kayu yang dipakai adalah tergantung keyakinan kita, orientasi kita kemana, karena kalau dilihat dari aspek agama, adat dan budaya, tidak semua jenis kayu boleh digunakan.
Serbuk bunga  yaitu bunga yang sudah dikeringkan dan diayak seperti tepung, gunanya sebagai pengharum. Belakangan ini fungsi bunga sudah banyak tergantikan dengan parfum bibit/ essence.
3.      Bahan perekat.
Biasanya digunakan lem kayu yang diencerkan dengan air. Sebaiknya dipilih yang tidak berbau keras dan tidak menimbulkan asap hitam saat terbakar api.
4.      Bahan pewarna.
Dimaksudkan untuk memberikan warna dupa dan lidinya.Banyak pilihan untuk pewarna, kembali ke orientasi tadi.
5.      Bahan pembungkus,
Boleh menggunakan plastic ditambahkan kertas logo atau bahan kertas yang sudah berlogo. Tergantung orientasi anda.
6.      Bahan penunjang.
Yaitu untuk mendapatkan dupa yang halus permukaannya, digunakan pipa paralon ukuran diameter3 – 5 cm atau terserah anda sepanjang lidi dupa. Kalau anda ingin membuat dupa yang berbeda, tidak halus permukaannya atau sesuai inovasi anda, berarti pipa paralon tidak dibutuhkan.
Proses persiapan.
1.      Lidi yang sudah diraut, diberikan pewarna dengan cara merendam dalam larutan warna, lalu keringkan.
2.      Aduk bahan isi dupa berupa serbuk kayu dengan serbuk bunga. Taruh dalam tempat yang lebar seperti pengayak. Serbuk bunga boleh digantikan sesuai tujuan seperti diatas.Boleh ditambahkan pewarna sesuai keinginan.
3.      Larutkan lem perekat dengan air, tampung dalam wadah sehingga permukaan air mencukupi untuk mencelup lidi setinggi yang diinginkan.
Proses pembuatan.
1.      Ambil lidi dupa, seukuran segenggam supaya cepat tapi tidak merepotkan. Celupkan dalam cairan perekat.
2.      Gulingkan dalam serbuk kayu sampai merata. Taruh diatas wadah, jemur sampai setengah kering. Ulangi proses pencelupan sehingga diperoleh ukuran dupa seperti yang diinginkan. Jemur sampai benar benar kering.
3.      Dupa kering yang permukaannya masih kasar, diambil secukupnya, lalu dimasukkan ke lubang pipa paralon, diputar seperti gerakan menggosok tangan. Akan terdapat serbuk yang rontok, ini bisa ditampung dan dimanfaatkan kembali. Proses selesai setelah didapatkan permukaan seperti keinginan. Kalau
4.      Dupa siap dikemas, ditambahkan parfum dengan cara menyemprotkan lalu dijual.  ( more on hobbymencariuang.blogspot.com)

1 comment: